Akademisi: Usai Pilpres, Butuh Kerekatan Kembali Nilai Persatuan

RIMANEWS- Dosen Politik FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Haryadi, berpendapat dalam kontestasi pemilihan presiden, menang dan kalah adalah suatu keniscayaan sekaligus risiko, namun pascapilpres ini dibutuhkan kembali nilai-nilai persatuan. “Bangsa Indonesia, usai Pilpres, butuh perekatan kembali nilai-nilai tersebut untuk menjaga kedamaian dan persatuannya. Bangsa Indonesia itu memang indah dalam damai dan persatuannya,” kata Haryadi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa. Masyarakat pemilih, kata dia, dengan variasi motif memilih dalam rentangan spektrum mulai kekaguman sesaat terhadap pasangan figur, hingga yang paling pragmatis sekali pun telah menghakimi ambisi politik masing-masing kontestan pilpres. Penghakiman rakyat itu, kata Haryadi, memberi kebahagiaan bagi yang menang, tetapi sebaliknya memberi kedukaan bagi yang kalah. Namun, ada benang merah yang selaras antara yang menang maupun yang kalah, yaitu butuh waktu untuk menyeimbangkan kembali emosi dan kejiwaannya ke kondisi awal. “Keseimbangan emosi dan jiwa di antara kontestan, timses, relawan, dan para simpatisan itu menjadi faktor determinan kedamaian dan persatuan bangsa,” kata Haryadi. Menurut dia, bangsa menjadi penting dalam dinamika kontestasi politik pilpres sekalipun. Sehingga, mereduksi kedamaian dan persatuan bangsa adalah merupakan bentuk penghianatan tertinggi terhadap NKRI karena bangunan dasar NKRI adalah bangsa. “Dengan demikian, dalam situasi kontestasi politik dalam negeri seperti apa pun, maka prinsip “solidaritas dan toleransi atas dasar kepercayaan aktif” di antara elemen-elemen bangsa yang terlibat dalam proses kontestasi pilpres adalah nilai yang tak bisa ditawar. Mereka harus kembali menjaga persatuan bangsa,” ujarnya. (ant) Baca Juga Hollande Putuskan Tidak Maju Lagi di Pilpres Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Dora girang Aiptu Sutisna cabut laporan Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : universita , Airlangga , Haryadi , pilpres

Sumber: RimaNews