Jelang Eksekusi, Keluarga Myuran Sukumaran Berkunjung

Rimanews – Keluarga terpidana mati berkewarganegaraan Australia, Myuran Sukumaran mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar, di Kabupaten Badung, Bali. Raji Sukumaran, ibu kandung Myuran tiba di lapas terbesar di Pulau Dewata itu sekitar pukul 09.15 Wita. Ia datang bersama kedua anaknya yakni Chintu dan Brintha Sukumaran. Kunjungan ini kunjungan pertama setelah grasi terpidana mati pelaku penyelundupan narkotika jenis heroin tahun 2005 itu ditolak Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2014. Baca Juga Jembatan Purbaleunyi Km 100 bergeser, lalin dialihkan Terjadi 1.139 kebakaran di Jakarta selama 2016 Siap dipenjara, Pria ini tiru Ahok kutip Al Maidah 51 Hampir tiga jam Raji berada di dalam lapas. Saat keluar tidak ada pernyataan yang keluar dari Raji. Mereka hanya membisu saat keluar melalui pintu gerbang lapas dan kemudian memasuki kendaraan yang digunakan khusus milik Konsulat Jenderal Australia di Denpasar itu. Kedua adik Myuran pergi meninggalkan lapas terlebih dahulu, menumpangi mobil Innova berwarna silver dengan nomor polisi DK-1810-CC. Sedangkan Raji, ibu kandung Myuran pergi meninggalkan lapas dengan menumpangi mobil operasional berwarna silver milik Konjen Australia dengan nomor polisi DK-1807-CC. Sekitar pukul 09.00 Wita, Michael Chan mengunjungi sang adik, Andrew Chan. Sekitar pukul 12.00 Wita, Michael yang saat itu mengenakan baju kaos berwarna hijau juga keluar dengan santai namun tidak menanggapi pertanyaan awak media. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Myuran Sukumaran , eksekusi mati narkoba , Bali Nine , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews