MA Dukung Program Reformasi Hukum Pemerintah

Agen Casino Sbobet Jakarta – Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali, mengatakan, pihaknya memberikan dukungan terhadap program reformasi hukum yang dicanangkan oleh pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Salah satunya adalah membentuk satgas bersama (saber) pungli (pungutan liar). “Kami dukung, semua lembaga sudah beri usulan termasuk MA tetapi ini inisiatif presiden dan kami akan dukung,” kata Hatta Ali di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/10). Hatta mengaku telah menyarankan kepada Presiden Jokowi agar dalam reformasi hukum, tiga unsur yang hendak dibenahi berjalan secara beriringan, yaitu legislasi, penegak hukum dan budaya hukum. Lebih lanjut, Hatta mengungkapkan bahwa MA telah menerbitkan banyak regulasi untuk perbaikan di sektor hukum. Seperti diketahui, Presiden Jokowi memanggil pimpinan sejumlah lembaga negara, pada Rabu (26/10). Kepada Pimpinan Lembaga Negara yang hadir, Jokowi mengingatkannya bahwa Indonesia adalah negara hukum sehingga penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan harus ditegakkan atas hukum. “Negara harus hadir memberikan penghormatan, memberikan perlindungan, memberikan pemenuhan hak-hak kepada warga negara termasuk rasa aman kepada seluruh warga kita,” kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (26/10). Menurut Jokowi, cita-cita sebagai negara hukum tersebut belum sepenuhnya terwujud dalam praktik penyelenggaraan negara dan realitas kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, dianggap akan membahayakan jika dibiarkan karena akan memunculkan ketidakpercayaan, ketidakpatuhan pada hukum maupun institusi intitusi penegak hukum. Padahal, ungkapnya, kepastian hukum adalah hal yang penting dalam era kompetisi antar negara saat ini. Untuk itu, ia mengumpulkan sejumlah pimpinan lembaga untuk mensukseskan reformasi di bidang hukum yang digulirkan oleh pemerintah. “Pertama, yang berkaitan dengan penataan regulasi agar menghasilkan produk hukum yang berkualitas. Saya berharap kerjasama DPR dan DPD mengatasi tumpang tindih peraturan perundang-undangan ini bisa kita mulai untuk selesiakan satu persatu,” pesan Jokowi. Kemudian, kepada lembaga penegak hukum diharapkan reformasi di bidang hukum mampu menciptakan institusi penegak hukum yang lebih berintegritas. Novi Setuningsih/FER Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu