Martinus Novianto Dibidik Indra Sjafri

Agen Casino Sbobet Nama Martinus Novianto seketika mencuat, setelah berhasil membobol dua kali gawang Timnas Indonesia U19 yang dikawal Ravi Murdianto. Bertanding di Stadion Mandala Krida Yogyakarta (Jumat, 7/2/14), dalam laga itu Garuda Jaya unggul 3-2 dari Tim Pra PON DIY. Jika pemain Timnas U19 bisa membobol gawang lawan, mungkin itu tidak menjadi sesuatu yang mengejutkan. Namun jika gawang Timnas U19 berhasil kebobolan, ini yang menarik untuk disimak. Adalah Martinus Novianto yang berhasil membuat Ravi Murdianto harus memungut bola dari gawangnya dua kali di babak pertama. Di lain pihak dalam komentarnya, Martinus mengaku senang telah merobek jala Garuda Jaya. Dirinya juga bangga jika hasil kerja kerasnya ini, membuatnya masuk dalam radar Indra Sjafri. Martinus bercerita, sebenarnya ia sempat masuk seleksi timnas U-17 yang juga dilatih Indra Sjafri. Saat itu Martinus berada satu tim dengan Ravi Murdianto, M. Shahrul Kurniawan, M. Fatchurohman, serta Ilham Udin Armaiyn. Namun ketika itu Martinus hanya bertahan sebulan. Ia keluar karena sedang menghadapi kenaikan kelas dan ingin fokus untuk sekolah. “Saya keluar karena waktu itu ingin menghadapi kenaikan kelas, mau fokus dulu pas itu buat sekolah. Untuk bergabung ke timnas U-19 jelas mau, siapa yang nggak mau bergabung ke timnas” ungkap Martinus Novianto. Saat ditanya mengenai dua gol yang berhasil dilesatkannya, Martinus mengungkapkan jika gol itu dipersembahkan untuk ayah tercinta. Tidak berlebihan jika dua gol itu dipersembahkan untuk sang ayah, mengingat pria yang telah membesarkan Martinus tersebut sedang merayakan ulang tahun ke-46. “Gol tadi juga untuk Bapak yang berulang tahun ke-46″ pungkas Martinus Novianto. Di lain pihak coach Indra Sjafri memberikan apresiasi kepada Martinus Novianto yang telah menunjukan performa terbaik. Dirinya juga tidak membantah jika Martinus bisa masuk Timnas, dengan syarat lolos dari tes sesuai standar yang telah ditetapkan tim pelatih. “Martinus bisa masuk, karena regulasi Piala Asia besok kan maksimal itu kelahiran Oktober 1995. Dia bisa masuk, asal lolos tes dengan standar yang sudah kami tetapkan” ungkap Indra Sjafri.

Sumber: Sidomi