Menpora Bekukan PSSI, Apa Kata Pelatih Persib?

Agen Casino Sbobet VIVA.co.id – Kisruh antara PSSI, Kemenpora, dan BOPI memasuki babak baru setelah otoritas sepak bola di Indonesia dibekukan . Kondisi itu dikhawatirkan berdampak negatif terhadap kiprah Persib Bandung dan Persipura Jayapura di AFC Cup. Langkah Menpora yang membekukan PSSI bukan tak mungkin akan membuat sepakbola Indonesia dijatuhi sanksi FIFA. Sebab, selama ini mereka tak pernah menginginkan sepak bola di suatu negara dicampuri oleh pemerintahnya. Hal itu pula yang pernah dialami oleh beberapa negara. (Baca: 10 Negara yang Pernah Disanksi FIFA karena Pemerintahnya Membandel) Terkait hal tersebut, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman memilih bungkam saat dimintai tanggapannya seputar situasi panas yang terjadi. “No comment,” tegas pelatih yang pada 2014 lalu memberi gelar Indonesia Super League (ISL) bagi Maung Bandung itu. Djanur sepertinya tak mau merespons secara berlebihan dan memilih fokus mempersiapkan anak asuhnya jelang laga kontra New Radiant di AFC Cup. Dia pun sudah mengagendakan uji coba bagi Atep cs, sebagai persiapan melawan wakil Maladewa itu. “Kami rencanakan uji coba pertengahan pekan depan, tapi belum bisa dipastikan lawan mana. Setelah melawan Laos (Lao FC) kemarin, masih banyak yang perlu dibenahi, khususnya kemampuan penyelesaian akhir,” ujar eks pelatih Pelita Jaya tersebut. Jika FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia, selain ancaman terkena imbas negatif di kompetisi antarklub Asia, ada hal lain yang berpotensi dikhawatirkan Persib. Yaitu, ancaman bakal berantakannya kerja sama sponsor dengan sejumlah perusahaan. Musim ini Persib jadi klub terdepan dalam urusan menggaet sponsor. Total ada 16 produk atau perusahaan yang menjalin kerja sama dengan Maung Bandung, 11 brand product di antaranya terpampang di kostum Persib. Artinya, dana segar belasan miliar rupiah yang sebelumnya dipastikan masuk ke kas Persib terancam harus dikembalikan jika tak ada kejelasan masa depan kompetisi dan nasib Persib itu sendiri.

Sumber: VivaNews