PT JMT Wajib Gaji Sopir Busway Rp8,1 Juta per-Bulan, Kata Ahok

Rimanews – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengultimatum akan memutus kontrak PT Jakarta Mega Trans (JMT) selaku operator bus Transjakarta Koridor 5 dan 7 jika tidak memenuhi batasan gaji minimum Rp8,1 juta per bulan yang dituntut para sopir. “Kalau operator tidak mau memperbarui perjanjian, atau bahkan tidak membayar gaji sopir seperti yang sudah ditentukan, maka lebih baik para operator itu tidak usah bekerja sama dengan kita lagi,” kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2015). Baca Juga Sidang dipindah, Ahok: saya nurut saja Sidang Ahok dipindah, pengunjung tetap dibatasi Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Lokasi sidang Ahok dipindah karena alasan keamanan Ahok mendaku tak pulang kampung demi hadapi sidang Menurut Ahok, aksi mogok kerja yang dilakukan ratusan sopir bus Transjakarta Koridor 5 dan 7 di bawah PT JMT telah mengganggu kelancaran operasional Bus Transjakarta dalam melayani warga Jakarta. “Saya ingin seluruh operator membayar gaji sopir bus Transjakarta sekitar dua sampai tiga kali lipat Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta,” imbuh dia. Ahok menjelaskan sampai saat ini masih ada dua koridor bus Transjakarta yang gaji sopirnya tergolong rendah karena kontrak kerja dengan PT Transjakarta belum berakhir dan belum diperbarui kembali. “Akibatnya, besaran nilai gaji yang dibayarkan kepada para sopir tidak mengalami perubahan, padahal UMP DKI sudah mencapai Rp2.700.000. Saya pun meminta supaya ke depannya semua operator memperbarui kontrak dengan nilai gaji sopir dua hingga tiga kali lipat UMP DKI,” tandas Gubernur. Seperti diketahui, sopir bus Transjakarta di dua koridor, yakni Koridor 5 (PGC-Harmoni) dan Koridor 7 (PGC-Ancol) melakukan aksi mogok kerja sejak Senin (1/6) hingga Rabu (3/6) di pool bus Transjakarta Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Aksi mogok kerja itu dilakukan karena tuntutan para sopir terkait kenaikan gaji sekaligus peningkatan kesejahteraan belum dapat dipenuhi oleh PT Jakarta Mega Trans (JMT) selaku operator di kedua koridor tersebut Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : transjakarta mogok , PT JMT , Ahok , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews