Arjen Robben: Pindah ke Liga Super China? Mengapa Tidak!

Di sisi lain, Robben juga siap jika akhirnya mesti merampungkan karier di MLS (Liga Amerika Serikat) atau Eredivisie (Liga Belanda). Bagi sang winger internasional Belanda ini, semua opsi masih terbuka untuk menentukan klub berikut bagi dirinya setelah Bayern Munchen.
Kontrak Arjen Robben di Bayern Munchen bakal berakhir pada 30 Juni 2017. Saat ini, peluang paling besar baginya adalah memperpanjang kontrak di Die Roten selama setahun, baru memikirkan opsi lain. Namun, Robben juga mempertimbangkan banyak hal. Termasuk jika harus pindah ke Liga China yang belakangan semakin menarik minat pemain hebat dari Eropa dan Amerika Selatan.
Terhitung di bursa transfer kali ini saja ada John Obi Mikel, Carlos Tevez, Oscar, hingga Axel Witsel yang pindah ke Liga Super China. Mereka menyusul nama-nama lain seperti Hulk, Jackson Martinez. Demba Ba, Paulinho, Ezequiel Lavezzi, hingga Alex Teixeira yang sudah merasakan nikmatnya gaji selangit di hari tua, di kompetisi yang relatif lebih ringan.
Di sisi sebaliknya, banyak orang yang mencibir Liga China sudah merusak pasar. Hal ini didasari keyakinan bahwa kompetisi mereka yang masih kalah level dibandingkan liga elite Eropa, seolah para pemain yang datang ke China hanya mata duitan semata. Namun Robben menegaskan, dirinya bisa saja bergabung ke CSL suatu saat nanti.

Katanya, Saya sekarang ada di Bayern. Tentu saja saya sedikit berencana. Saya berbicara dengan istri. Saya ada di level top saat ini. Anda harus membayangkan yang terjadi berikutnya.
Keluarga adalah nomor satu. Tapi pengalaman hidup, tinggal di mana pun, di Amerika Serikat, China, mungkin saja muncul sebagai opsi. Tapi mungkin juga tidak. Bisa saja saya kembali (ke Belanda). Saya tidak menutup kemungkinan apapun.
Bagi Robben, saat ini yang terpenting baginya adalah memberi kontribusi untuk Bayern Munchen. Pasalnya, perpanjangan kontrak bukanlah isu utama. Saya berkonsentrasi dalam enam bulan kedepan, dan saya ingin memenangi kejuaraan (Bundesliga).
Saya tidak punya deadline. Saya masih terikat kontrak. Mungkin setelahnya saya bakal bertahan, setahun lagi, atau malah dua tahun. Jika usia Anda sudah 30 tahun lebih (Robben 32 tahun), Anda tahu akhir semakin dekat. Tapi saya tidak tahu kapan saya akan pensiun. Keputusan (gantung sepatu) bisa saja dilakukan secara mendadak.

firstassemblyjonesboro.org judi bola Sumber: Sidomi