Bhayangkara SU Terapkan Persaingan Ketat

Semua punggawa Bhayangkara SU tidak dibeda-bedakan, baik pemain lokal maupun asing.
Meski pemain asing, belum tentu langsung masuk starting eleven, ungkap Ibnu Grahan selaku pelatih Bhayangkara Surabaya United beberapa waktu lalu.
Pemain asing waktu datang ke tim juga perlu adaptasi. Namun bukan berarti yang tak masuk starting eleven itu jelek, semua bergantung kebutuhan tim dan lawan yang dihadapi, lanjutnya.
Di skuat Bhayangkara Surabaya United saat ini ada empat legiun asing, yakni Otavio Dutra, Khairallah Abdelkbir, Paulo Helber, dan Thiago Furtuoso. Namun, tidak semua pemain impor itu selalu menjadi pilihan utama di starting eleven pilihan Ibnu Grahan.
Untuk berebut di 11 pemain yang main awal memang sangat ketat sekali. Jangankan 11 pemain, masuk 18 pemain line-up saja sangat ketat. Banyak pemain-pemain yang potensial yang tidak masuk, beber Ibnu Grahan.
Kami objektif. Siapa yang siap, itu yang akan kita mainkan, tandas pelatih yang lekat dengan kumis tebalnya ini.
Kami kasih motivasi tiap individu untuk bisa bersaing masuk 18 pemain line-up. Setelah masuk 18, bersaing untuk merebut starting eleven. Hal-hal seperti itu wajar di sepakbola. Pemain yang di luar itu harus berlomba-lomba untuk masuk ke 18 pemain line-up, tutupnya.

firstassemblyjonesboro.org judi bola Sumber: Sidomi