FIFA Diduga Terima Aliran Dana Al-Qaeda

Harybox ZURICH – Penunjukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 kembali menuai masalah. Kali ini, selain ditemukannya sejumlah indikasi korupsi yang dilakukan dalam upaya pencalonan Qatar terungkap sumber dana Qatar yang dipakai untuk menyuap Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) ternyata dari organisasi teroris Al-Qaeda. Qatar menghadapi panggilan segar untuk dicabut Piala Dunia di tengah skandal pendanaan terorisme setalah kemarin sepupu Menteri Luar Negeri telah dihukum karena mendukung Al-Qaeda. Abdulaziz bin Khalifa al-Attiyah dinyatakan bersalah oleh pengadilan Lebanon penyaluran bantuan keuangan kepada kelompok teroris dan dipenjara selama tujuh tahun. “Kasus Mr al-Attiyah muncul untuk menunjukkan contoh lain dari pemerintah Qatar mengambil dana dari pemodal terororis yang membuat cemas masyarakat internasional dalam perjuangan kami melawan kelompok-kelompok seperti ISIS dan Al-Qaeda” tutur Ketua Yayasan untuk Pertahanan Demokrasi David Weinberg, seperti dilansir Daily, (3/11). Meskipun ia telah ditahan di Lebanon ia diizinkan meninggalkan tahanan sebelum sidang oleh pemerintah Qatar. David mengatakan Al-Attiyah tampaknya telah menggunakan Twitter untuk mengungkapkan simpati untuk kelompok teror IS yang mencoba untuk mendirikan sebuah Negara Islam di Suriah dan Irak. Dia menulis: “Kita semua adalah (Negara) di Irak.” Keyakinannya akan menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang pendanaan teror di Qatar yang kontroversial untuk Piala Dunia 2022,” David Weinberg, menambahkan: “Kasus Mr al-Attiyah muncul untuk menunjukkan contoh lain dari pemerintah Qatar mengambil sisi dari pemodal teror yang diduga akan membuat cemas masyarakat internasional dalam perjuangan kami melawan kelompok-kelompok seperti ISIS dan al-Qaeda. ” ( wbs ) dibaca 5.125x

Sumber: Sindonews