Lindsay Sandiford ajukan kasasi ke MA

Image caption Pembelaan Lindsay Sandiford sudah ditolak di pengadilan negeri dan tinggi. Lindsay Sandiford, warga Inggris yang dipidana mati kasus penyelundupan narkoba di Bali mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, Selasa (07/05). Sandiford sebelumnya dinyatakan terbukti bersalah menyelundupkan kokain seberat 4,8 kg. Dalam pembelaan di persidangan sebelumnya, Sandiford mengatakan, dia dipaksa membawa kokain tersebut, namun pembelaannya tidak diterima oleh hakim yang menyidangkan perkaranya baik di pengadilan negeri maupun di pengadilan tinggi. Hakim di Pengadilan Tinggi Bali mengatakan bahwa vonis yang dijatuhkan sudah tepat dan benar. Sandiford yang berusia 56 tahun telah mengumpulan donasi publik hingga £10,000 atau sekitar Rp151 juta lebih untuk membiaya penanganan hukum pada kasusnya. Perlawanan hukum Kementerian Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris (FCO) memang tidak memberikan bantuan untuk membiayai upaya hukumnya karena dia terlibat kejahatan. Namun FCO dapat memberikan bantuan bagi warganya yang ditangkap di luar negeri, misalnya dengan menyediakan daftar pengacara dan penterjemah lokal. Sandiford sebelumnya ditangkap di Bali Mei tahun lalu setelah melalui penerbangan dari Thailand dan dia dituduh berada di pusat suatu jaringan perdagangan narkoba. Dalam sidang pengadilan di Denpasar, Bali, jaksa menuntut hukuman 15 tahun penjara, namun hakim menjatuhkan hukuman mati terhadap Sandiford. Sandiford masih mempunyai kesempatan untuk lepas dari jeratan hukuman mati jika upaya kasasinya ditolak Mahkamah Agung karena dia bisa mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali. Kalaupun upaya itu juga ditolak dia bisa mengajukan grasi kepada Presiden. Berbagi berita ini Tentang berbagi Email Facebook Messenger Messenger Twitter LinkedIn WhatsApp Line div class=”share__back-to-top ghost-column””> Kembali ke atas Berita terkait Sandiford naik banding soal bantuan hukum 22 April 2013 Pengadilan Tinggi Bali tolak banding Lindsay Sandiford 8 April 2013 Inggris kecam vonis mati atas Lindsay Sandiford 23 Januari 2013 Warga Inggris divonis hukuman mati di Bali 22 Januari 2013 Warga Inggris menunggu vonis kasus narkoba 29 Januari 2013 Berita Indonesia lain

Sumber: BBC Indonesia