Masyarakat Percaya Timnas Indonesia Akan Kembali Berjaya

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) mengumumkan hasil survei terbarunya yaitu sebanyak 56 persen responden Jakarta percaya bahwa tim nasional sepak bola akan memenangi kejuaraan dan kembali berjaya meraih prestasi. “Setelah kepengurusan PSSI terbentuk timnas sepakbola akan menjadi juara di Asia Tenggara itu berdasar survei, sementara ada 34% yang menjawab tidak yakin, sebanyak 1,5% yang ragu-ragu dan sisanya tidak tahu atau tidak jawab,” kata Direktur Eksekutif KedaiKOPI Sri Aryani kepada Antara di Jakarta melalui pesan tertulis, Selasa (13/12/2016). Survei dilakukan 1 sampai 5 Desember 2016 melalui jaringan telepon dengan metode pemilihan responden, sampling acak sistematis (systematic random sampling). Telesurvei melibatkan 400 responden yang mengaku memiliki KTP Jakarta saat ditelepon ini memiliki margin of error +/- 5%. Berbeda dengan level Asia Tenggara, responden tidak terlalu optimis saat ditanya kemungkinan waktu Timnas Sepakbola berlaga di Piala Dunia Sepakbola. Ada 30,75% responden yang menjawab Timnas tidak akan pernah lolos ke Piala Dunia. Sementara sebanyak 12,75% responden yang menjawab Timnas membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk berlaga di Piala Dunia. Responden yang menjawab Timnas perlu waktu 20 tahun ada 13%. Sementara itu 33,75% responden percaya Timnas dapat berlaga di Piala Dunia dalam 10 tahun ke depan, 9,75% memilih tidak menjawab. Bambang Pamungkas merupakan pemain nasional yang paling favorit diikuti oleh Evan Dimas, Andik Vermansyah, Irfan Bachdim, Boaz Solossa dan Christian Gonzales. Untuk pemain internasional, nama Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Ronaldo, David Beckham dan Wayne Rooney disebut responden sebagai pesepakbola favorit. Timnas Indonesia – AFF Sumber : Baca Juga : Hasil Liga Italia: 2 Gol Callejon Bawa Napoli Hajar Palermo 3-0 Ligue 1 Prancis Masuki Matchday Ke-4, Guingamp Memimpin Bundesliga Masuki Pekan Kedua, Ini Klasemennya Tag : pssi Editor : Martin Sihombing

Sumber: Bisnis