Permasalahan kontrak Riedl selesai, tapi…

Sindonews.com – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Matalliti mengungkapkan permasalahan tunggakan gaji Alfred Riedl pasca dipecat 2010 silam sudah diselesaikan. Klaim itu disampaikan La Nyalla saat penandatanganan kontrak Riedl sebagai pelatih timnas senior Indonesia lagi, Sabtu (7/12/2013). “Sudah. Permasalahan itu sudah clear,” ujar La Nyalla singkat. Sebelumnya, sempat timbul perselisihan antara Riedl dan PSSI pasca Riedl dipecat secara sepihak usai membawa timnas Indonesia menjadi Runner Up AFF 2010. PSSI pun terpaksa mengganti kompensasi kontrak Riedl yang saat itu akan habis pada 27 November 2012. Total biaya yang dikeluarkan, menurut PSSI adalah USD120.000 untuk tunggakan gaji, USD 4.000 untuk biaya administrasi pelaporan ke FIFA. Total USD 124.000 yang harus dibayarkan oleh PSSI. Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono saat ditanya mengenai definisi kekeluargaan yang dimaksud La Nyalla, Jokdri -sapaan akrab Joko Driyono menjelaskan demikian. “Kekeluargaan yang dimaksud itu adalah mengenai kapan dan cara membayarnya. Masalah value (nilai kontrak) tetap sama, tidak ada negoisasi lagi,” ungkap Jokdri. Di lain sisi, Riedl pun mengakui permasalahan kontrak dengan PSSI memang sudah jelas. Hanya saja, Riedl menegaskan PSSI harus tetap melunasi sisa kontrak tersebut. “Itu semua memang sudah clear (dalam hal waktu dan cara pembayaran). Namun, PSSI harus tetap membayar dan mereka setuju akan hal itu,” ujar Riedl. “Semua itu bisa dikesampingkan dulu. Sekarang fokus untuk mencapai target 2014,” tutupnya. ( irc ) dibaca 1.134x

Sumber: Sindonews