PM Israel Siap Perpanjang Operasi Militer Terhadap Hamas

RIMANEWS – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad mengatakan Israel siap memperluas operasinya terhadap Gerakan Perlawanan Islam (HAMAS), kata satu pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya. “Kami siap memperluas operasi ini sebagaimana dibutuhkan.” Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman setuju dengan keinginan itu dan pada Ahad pagi memberitahu Radio Angkatan Darat bahwa Israel mesti mempertimbangkan untuk menaklukkan Jalur Gaza sekali lagi, setelah Israel meninggalkan wilayah tersebut berdasarkan rencana pemisahan diri 2005 Minggu (29/6) malam. Israel telah melancarkan satu operasi di Tepi Barat Sungai Jordan untuk menemukan tiga remaja Yahudi yang hilang, yang diduga diculik dua pekan lalu. Di tengah operasi itu, ratusan pegiat HAMAS ditangkap dan beberapa lembaga kelompok tersebut ditutup. Selain itu, gerilyawan Palestina di Jalur Gaza menembakkan lebih dari 30 roket ke dalam wilayah ISrael Selatan dalam dua pekan belakangan, saat perburuan manusia di Tepi Barat meningkat. Israel dalam tindakan pembalasan telah melancarkan beberapa serangan udara terhadap sasaran di daerah kantung tersebut –yang menewaskan lebih dari tiga orang Palestina dan melukai beberapa orang lagi. Israel menuduh HAMAS bertanggung jawab atas penculikan itu dan pada Kamis (26/6) dinas rahasia Israel, Shin Bet, menyiarkan nama dua agen HAMAS dari Al-Khalil (Hebron) yang dituduh sebagai penculik ketiga remaja Yahudi tersebut. Netanyahu kembali menyeru Presiden Palestina Mahmoud Abbas agar membubarkan pemerintah persatuan dengan HAMAS di tengah perkembangan baru-baru ini. [afk/rm] Baca Juga Empat Warga Gaza Tewas Tertimbun di Terowongan Israel Ucapkan Terima Kasih pada Turki Wanita Muslim akan jadi perdana menteri Rumania Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : PM Israel , Hamas , Operasi Militer , Eropa , PM Israel , Hamas , Operasi Militer , Eropa

Sumber: RimaNews