Sriwijaya Masih Punya PR Jelang ISL 2015

, Palembang – Sriwijaya Football Club menjuarai turnamen pramusim Piala Gubernur Sumatera Selatan 2015. Gelar perdana yang diraih tim asuhan Benny Dollo itu membuat tim pelatih dan manajemen bangga. Namun, klub berjulukan Laskar Wong Kito itu masih memiliki pekerjaan rumah (PR) tim yang harus dibenahi. Sekretaris tim Sriwijaya Achmad Haris mengatakan kemenangan timnya di turnamen itu belum menggambarkan kekuatan tim sesungguhnya. Menurut dia, timnya masih memiliki PR pada bagian penyelesaian akhir. “Seharusnya kami bisa tampil lebih baik dalam tiga pertandingan terakhir ini,” ujar dia, Rabu, 25 Maret 2015. Haris mengatakan penampilan Sriwijaya pada menghadapi Semen Padang di partai puncak turnamen perlu dievaluasi. Pada pertandingan itu, banyak peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh Ferdinand Sinaga dan kawan-kawannya. “Waktu main terakhir, kami melihat ada beberapa pemain yang belum menjalankan keinginan pelatih,” ujar dia. Secara lisan, kata Haris, pelatih telah menyampaikan evaluasi awal pada para pemain. Namun, ia menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi total untuk mempertegas setiap kekurangan saat pertandingan sebelum tampil di Liga Super Indonesia (ISL) awal April nanti. “Harus ada evaluasi total di setiap lini,” ujarnya. Asisten pelatih Sriwijaya Hendri Susilo mengakui timnya masih memiliki persoalan pada penuntasan akhir. Tim pelatih dan manajemen akan mencari solusi bersama dengan para pemain untuk memperbaikinya. Menurut dia, kelemahan klub tidak hanya dibebankan pada individu atau lini tertentu. “Bicara dari hati ke hati secara tim akan lebih baik, bukan ke satu pihak saja,” kata dia. Setelah melihat penampilan timnya di turnamen Piala Gubernur Sumsel, Hendri mengatakan Ferdinand dan rekan-rekannya masih memerlukan satu kali lagi ujicoba sebelum kompetisi ISL bergulir. Ujicoba itu lebih ditujukan untuk meningkatkan kekompakan dan skill individual masing-masing pemain. Pada saat tampil di Piala Gubernur Sumsel 17-21 Maret 2015, Sriwijaya sebagai tuan rumah keluar sebagai juara. Mereka menang atas PSPS Riau 2-0 dan Martapura FC 1-0. Di partai penentuan, tim tuan rumah imbang 1-1 atas Semen Padang. PARLIZA HENDRAWAN

Sumber: Tempo.co