Mengintip Rapor si Kambing Hitam saat Barcelona vs PSG

com, Barcelona: Selalu ada kambing hitam ketika klub mengalami kekalahan. Pelatih Paris Saint-Germain, Unai Emery menunjuk wasit Deniz Aytekin sebagai sosok yang disalahkan ketika timnya dibantai Barcelona dengan skor 1-6 pada leg 2 16-besar Liga Champions 2016–2017, di Stadion Camp Nou, Kamis 9 Maret.Emery menuding putusan Aytekin menguntungkan tuan rumah. Eks pelatih Sevilla tersebut merasa PSG tidak akan ‘babak belur’ andai Barcelona tak mendapat hadiah tendangan penalti sebanyak dua kali.

“Kami hanya ingin menunjukkan kepribadian yang baik saat itu. Tapi, wasit telah memberikan dua penalti kepada mereka. Sedangkan kami tidak mendapatkan penalti. Keputusan itu berefek terhadap permainan tim,” ujar Emery seusai laga.”Kami sempat yakin bisa lolos. Tapi keputusan wasit sangat merugikan,” tambahnya.Kans PSG lolos ke perempat final memang terbuka lebar usai menang 4-0 atas Barcelona pada leg 1. Situasi ini membuat Lionel Messi dkk butuh menang dengan skor 5-0 pada pertemuan kedua. Peluang lolos makin mengecil karena pada pertengahan laga, PSG mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Artinya, Barcelona butuh tiga gol tambahan untuk bisa lolos ke perempat final.Baca juga: Skor 6-1 yang Bisa Membuat Tingkat Kelahiran di Kota Barcelona NaikDi situlah keajaiban muncul. Barcelona berhasil mendapatkan tiga gol yang diincar. Hebatnya, Barcelona memasukkan bola ke dalam gawang PSG hanya dalam rentang tujuh menit, yakni menit ke-88, ke-90 1, dan ke-90 5.Dari enam gol yang dicetak Barcelona, dua di antaranya berasal dari penalti. Pertama pada menit ke-50 lalu pada menit ke-90 1.Dua kejadian itu yang membuat Aytekin mendapat sorotan tajam. Emery makin kesal kepada wasit asal Jerman tersebut setelah PSG tidak diberi hadiah penalti usai defender Barcelona, Javier Mascherano melakukan pelanggaran. Tepatnya saat menyentuh bola dengan tangan ketika berusaha menghalau akselerasi Julian Draxler.Baca juga: Fly Emirates Tersungkur di 16-Besar Liga ChampionsEmery boleh kesal. Namun pelatih asal Spanyol tersebut harus legowo dan menganggap laga ini sebagai sebuah kesialan belaka.Emery juga harus merivisi anggapan bahwa Aytekin condong memberi ‘hati’ kepada Barcelona. Faktanya, PSG justru dua kali mendapat hasil bagus ketika laga dipimpin oleh Aytekin sebelum tragedi Camp Nou terjadi.Aytekin menjadi wasit saat PSG menang 3-0 atas FC Basel pada 19 Oktober 2016. Aytekin pula yang menjadi korps pengadil saat PSG mengandaskan Shakhtar Donetsk dengan skor 3-0 pada 30 September 2015.Aytekin sudah bersikap adil. Sama seperti PSG, pria kelahiran 21 Juli 1978 tersebut juga membuat Barcelona menang dua kali. Tepatnya ketika menjadi wasit saat Barcelona menang 1-0 atas APOEL Nikosia. Lalu paling baru, Aytekin menjadi wasit ketika Blaugrana menghantam PSG dengan skor 6-1.Jadi, sudah sepantasnya Emery move on. Toh, menggerutu tidak akan mengubah keadaan. Barcelona sudah ditakdirkan lolos ke perempat final Liga Champions musim ini.Deniz Aytekin ketika menjadi wasit pertandingan yang melibatkan klub asal Spanyol di Liga Champions
08/03/2017 Barcelona 6-1 PSG
14/09/2016 Juventus 0-0 Sevilla
17/09/2014 Barcelona 1-0 APOEL Nikosia
11/12/2013 Atletico Madrid 2-0 FC Porto
04/12/2012 Malaga 2-2 AnderlechtDeniz Aytekin ketika menjadi wasit pertandingan yang melibatkan klub asal Prancis di Liga Champions
19/10/2016 PSG 3-0 Basel
30/09/2015 Shakhtar Donetsk 0-3 PSG
25/02/2015 Arsenal 1-3 Monaco(HIL)

firstassemblyjonesboro.org situs judi online aman dan terpercaya dengan ijin resmi. Live Kasino, Togel, Poker, E-games