Presiden LFP Tolak Minta Maaf kepada Barca

Presiden LFP, Javier Tebas, menegaskan dirinya tak berniat meminta maaf kepada Barcelona terkait komentarnya soal perilaku para pemain klub itu saat menang 3-2 di kandang Valencia.
Barca memang menang dalam laga di Mestalla Oktober lalu berkat gol Lionel Messi di pengujung laga. Namun para pemain Barcelona dianggap berlebihan ketika dilempari sebuah botol plastik saat merayakan gol. Para pemain Barcelona “berjatuhan” akibat dilempar botol plastik minuman mineral yang kosong.
Tebas menuding sikap para pemain Barca itu untuk memprovokasi fan Valencia. Menurutnya, para pemain Barcelona bereaksi berlebihan.
Komentar pemimpin lembaga penyelenggara kompetisi sepakbola profesional di Spanyol itu membuat pihak Barca geram. Klub Catalan ini bahkan meminta pihak Pengadilan Olahraga (TAD) untuk melakukan penyelidikan kepada Tebas.
Pihak Barca juga memboikot acara penyerahan penghargaan Premios Marca setelah mengetahui sosok berusia 54 tahun itu akan menerima penghargaan fair play.
“Saya amat menyesal atas apa yang tela terjadi pada diri saya,” kata Tebas kepada AS. “Sikap itu menyakiti saya dan membuat saya tak nyaman. Namun saya tak akan berhenti melakukan pekerjaan saya,” ungkapnya.
“Saya tak akan meminta maaf karena saya bukan orang munafik,” tuturnya.
“Situasi ini sangat mengganggu saya dan menyakiti saya karena dalam tiga tahun terakhir jabatan saya saya akan terus melawan kekerasan dalam sepakbola Spanyol,” tutur Tebas.

Jaja Suteja/JAS
Goal

firstassemblyjonesboro.org sbobet Sumber: BeritaSatu