Conte Sukses Terapkan Anger Management ke Pemain Chelsea

BERITA TERKAIT Pulih, Merumput, John Stones Terkapar Lagi Bekuk Stoke, Liverpool Kembali Geser City Tekad Spurs Akhiri Rekor Negatif Tandang di Markas Soton Delle Alli Punya Permainan Mirip dengan Lampard INDOPOS.CO.ID – Diego Costa tenang, Chelsea menang. Ya, tabiat penyerang timnas Spanyol kelahiran Brasil itu ketika berada di lapangan pada musim ini jauh berbeda dengan musim lalu. Dalam sepuluh laga terakhir tak satu kalipun, penyerang 28 tahun tersebut menerima kartu kuning. Tanda peringatan buat Costa oleh wasit diterimanya sudah tiga bulan silam. Atau saat Chelsea kalah 0-3 oleh Arsenal 24 September lalu. Catatan disiplin ini, yakni sepuluh laga tanpa satu kalipun kartu kuning, adalah streak terbaik Costa sepanjang karirnya. Dan faktanya saat Costa tenang, Costa bisa membuat gol sebanyak yang dia mau. Turunnya temperamen Costa ini disebut-sebut Fox Sport kunci keberhasilan Chelsea melejit musim ini. Dan sosok guru yang sanggup mendinginkan kepala Costa tak lain dan tak bukan adalah arsitek Chelsea Antonio Conte. Conte kepada Sportsbank kemarin (13/12) berkata Costa sangat menikmati bermain sepak bola musim ini. Kegarangan, kengototan, dan kengeyelannya berebut bola berada di tempat yang benar. “Saya berkata kepada pemain saya kalau saya tak suka provokasi di lapangan, saya juga tak suka pemain dengan sikap yang aneh-aneh. Dan pemain mengerti ini,” tutur Conte. Musim lalu, Costa tercitrakan sebagai sosok pemain bandel dan tukang bikin ribut. Sampai akhir musim 2015-2016 lalu, mantan penyerang Atletico Madrid itu mengkoleksi delapan kartu kuning. “Kalau ditanya apa yang saya lakukan buat mengontrolnya saya jawab tak ada yang spesial. Saya hanya meminta satu per satu pemain saya untuk berkomitmen yang terbaik buat klub ini,” sebut pria 47 tahun tersebut. Conte pun sadar kalau tak bisa mengubah karakter petarung dalam diri Costa selama ini. Yang dilakukan Conte kemudian adalah mengarahkan rasa marah Costa dengan tepat. Yakni untuk membobol gawang lawan. Sementara itu, wakil kapten Chelsea Gary Cahill memuji seandainya performa Costa mengingatkan kepada legenda Chelsea Didier Drogba. Drogba dan Costa punya kesamaan sebagai penyerang yang berani berduel dengan bek-bek lawan. (dra)

Sumber: Indopos