Jerman Belum Maksimal

, Leipzig — Jerman mampu bangkit dari dua kekalahan beruntun, tapi belum mampu menunjukkan performa terbaiknya seperti di babak kualifikasi Euro 2012 lalu. Tim asuhan Joachim Loew itu menaklukkan Israel 2-0 di Red Bull Arena, Jumat dini hari, 1 Juni 2012. Gol Mario Gomez dan Andre Schuerrle memastikan Jerman menuai kemenangan dalam laga pemanasan terakhirnya itu. Jerman merupakan salah satu favorit juara Piala Eropa kali ini, bersama Spanyol, setelah meraih hasil sempurna di babak kualifikasi lalu. Namun belakangan performa tim Panser melorot. Mereka takluk pada Prancis 1-2 pada Februari lalu. Sedangkan pekan lalu giliran Swiss yang memukul mereka 5-3. Saat melawan Israel, tim Panser tampil dengan kekuatan penuh. Loew, antara lain, menurunkan Mesut Oezil, Thomas Muller, Lukas Padolski, dan Mario Gomez. Hanya Bastian Schweinsteiger yang tak tampil karena cedera. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 64 persen, penampilan Jerman tak terlalu maksimal. Dua gol kemenangan Jerman dalam laga itu dicetak Gomez pada menit ke-40 dan Schuerrle pada menit ke-82. Loew pun mengakui tim seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. “Tidak semuanya berjalan lancar. Kami bisa membuat lebih banyak gol, tapi kemenangan tetap baik bagi kami,” kata pelatih 52 tahun itu. Toh, ia senang atas hasil tersebut. “Itu adalah ujian akhir yang baik bagi kami. Itu akan memberi kami momentum.” Mantan asisten Juergen Klinsmann dalam Piala Dunia 2006 itu mengakui timnya memang masih perlu banyak berbenah sebelum Euro 2012 digelar. “Organisasi permainan kami lebih baik daripada melawan Swiss, tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar dia. Kapten tim Jerman, Philipp Lahm, senang timnya bisa kembali menang saat melawan Israel. “Saya pikir itu normal, bahwa tidak semuanya bekerja dengan sempurna. Namun di masa lalu kami selalu berhasil mencapai performa puncak di dalam turnamen,” katanya. Bagi bek Bayern Muenchen itu, kemenangan dalam uji coba terakhir sebelum Piala Eropa 2012 sangat penting mengangkat moral pemain. “Kami memiliki kualitas yang sensasional, dan hal yang penting adalah bahwa kami kembali sadar dan kami akan mengalahkan Portugal. Itu akan menjadi awal yang baik,” katanya. Pada putaran final nanti Jerman akan berlaga di Grup B bersama Belanda, Portugal, dan Denmark. Portugal akan menjadi lawan pertama runner-up Piala Eropa lalu itu pada 9 Juni. AP | | IRVAN SAPUTRA | Nurdin

Sumber: Tempo.co