Kontra Sunderland, Conte Prioritaskan The Winning Team

BERITA TERKAIT Pulih, Merumput, John Stones Terkapar Lagi Bekuk Stoke, Liverpool Kembali Geser City Tekad Spurs Akhiri Rekor Negatif Tandang di Markas Soton Delle Alli Punya Permainan Mirip dengan Lampard INDOPOS.CO.ID – Hujan yang mengguyur London tak akan terasa seberapa dingin buat pendukung Chelsea. Rentetan kemenangan sebanyak sembilan laga membuat The Blues, julukan Chelsea, nyaman di puncak klasemen dengan poin 37 dari 15 laga. Dan Chelsea berpeluang memperpanjang torehan kemenangannya kali ini. Pada pekan ke-16 ini Chelsea bersua lawan enteng. Yakni sang juru kunci klasemen sementara Sunderland. Dini hari nanti (15/12) Gary Cahill dkk akan melawat ke markas The Black Cats, julukan Sunderland, di Stadium of Light dalam rangka mengamankan cita-cita tiga poin itu. Seperti diberitakan Sambafoot kemarin tactician Chelsea Antonio Conte mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan anak asuhnya. Meski terus menang dalam sembilan laga, timnya sama sekali tak pernah menganggap remeh lawan. “Saya selalu meminta hal yang sama setiap kali akan bertanding kepada seluruh anggota tim. Fokuslah ke pertandingan dan nikmatilah bermain sepak bola,” tutur Conte. Dengan suntikan motivasi yang membebaskan ala Conte itulah, performa Chelsea kian apik. Formasi tiga bek yang dipakai oleh mantan pelatih Italia dan Juventus itu kian paten. Chelsea diperkirakan masih akan mengusung the winning team menuju laga ini. Trio bek Cesar Azpilicueta, David Luiz, dan Gary Cahill akan menjadi tembok lini belakang Chelsea. Dalam lima laga terakhir, Chelsea hanya jebol dua gol. Satu-satunya pemain Chelsea yang cedera adalah legenda dan bek Chelsea John Terry. Dan seperti diberitakan Goal kemarin, pihak manajemen Chelsea dipastikan tak akan memperpanjang kontrak Terry yang berakhir musim ini. Sebaliknya kalau Terry tak dipertahankan statusnya maka Chelsea kemarin memperpanjang durasi kontrak sampai 2020 dengan Azpilicueta. Kontrak bek asal Pamplona Spanyol itu sebetulnya berakhir musim penas mendatang. Conte pun sadar kalau timnya bersandar kepada penyerang Spanyol kelahiran Brasil Diego Costa. Costa yang merupakan predator terbaik Premier League saat ini dengan 12 gol dipuji Conte adalah sosok pejuang di lini depan timnya. “Costa tak pernah menyerah dalam duel lawan siapa pun. Sikap ngotot dan ngeyel inilah yang membantunya untuk memenangkan banyak duel dengan para bek lawan,” sebut pria berusia 47 tahun itu. Sementara itu, dalam konferensi pres menjelang laga versus Chelsea pelatih Sunderland David Moyes sama sekali tak silau atas rentetan sembilan kemenangan Chelsea. Moyes berkata fokusnya adalah perbaikan peringkat timnya bukan malah mengkokohkan posisi lawan yang buat sementara di puncak klasemen. Menuju laga ini, Sunderland diterpa badai cedera. Setidaknya ada lima pemain yang menepi karena cedera. Plus satu pemain absen lantaran akumulasi kartu. Lima pemain yang cedera yakni Paddt McNair, Lee Cattermole, Lynden Gooch, Jack Rodwell, dan Duncan Watmore. Sedang satu nama yang absen karena akumulasi adalah Didier Ndong. “Kami sadar seandainya kami menghadapi pimpinan klasemen yang semuanya berpikir kami tak bisa mengalahkannya. Justru itu kemudian menjadi pelecut seluruh tim,” ucap pria Moyes. Dalam lima laga terakhir Sunderland mencatatkan tiga kemenangan dan dua kekalahan. Jangan lupakan juga kalau penyerang Sunderland Jermain Defoe. Defoe membikin tiga gol di lima laga terakhir Sunderland. Juga versi Opta, Defoe akrab dengan gawang Chelsea. Bersama empat tim berbeda, West Ham, Tottenham HOtspur, Portsmouth, dan Sunderland, Defoe terus menjebol gawang Chelsea. (dra)

Sumber: Indopos