Sulut Ekspor 15 Ton Biji Pala ke Afsel

Rimanews – Hasil panen biji pala diekspor dari Sulawesi Utara menuju Afrika Selatan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara mencatat permintaan biji pala terus meningkat dalam beberapa tahun. Kepala Disperindag Sulut, Olvie Atteng mengatakan jumlah ekspor biji pala ke Afsel mencapai 15 ton. Kegiatan ekspor ini menyumbang devisa senilai 180 ribu dollar AS. Baca Juga DKI Akan Buat Underpass Mampang Kuningan Presiden Afrika Selatan Lolos dari Upaya “Kudeta” Golkar Harus Tetap Kritis Pada Pemerintah “Biji pala yang diekspor ke Afrika Selatan sebanyak 15 ton dan mampu menghasilkan devisa sebesar 180.000 dolar Amerika Serikat,” papar Olvie, Senin (18/8). Olvie menyatakan pemerintah Sulut terus memperluas pasar luar negeri. Ekspansi pasar diperlukan untuk memperkuat ekonomi daerah sehingga tidak tergantung pada kondisi pasar dari negara tertentu. “Selama ini angka ekspor Sulut bisa dikatakan cukup baik, hanya saja negara tujuannya masih sedikit. Perlu diperluas supaya tidak ada ketergantungan misalnya bila terjadi gejolak di negara tujuan ekspor, bisa dialihkan ke negara lain, sehingga industri akan tetap jalan,” jelasnya. Dia berharap pemerintah memberikan dukungan penuh pada petani dan pelaku industri di Sulut. Bantuan pemerintah dapat mendukung program ekspor bahan jadi dan bernilai tinggi di masa depan. Sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Sulawesi Utara , Afrika Selatan , ekspor , Pemerintah , bisnis , Ekonomi

Sumber: RimaNews