50 Imigran Gelap Tewas dalam Truk Unggas di Austria

Rimanews – Sebanyak 50 imigran telah ditemukan tewas di dalam sebuah truk yang diparkir di jalan raya di Austria. Truk tersebut ditemukan terparkir di pinggir jalan dekat perbatasan Hungaria. Truk dengan berat sekitar 7,5 ton itu biasanya digunakan untuk mengangkut unggas. Juru bicara polisi Austria Hans Peter Doskozil mengatakan, hampir seluruh tubuh ditemukan sudah membusuk. Baca Juga Wanita Muslim akan jadi perdana menteri Rumania Pria Malaysia sembunyikan 900 gram heroin di celana dalam Kepsek di China diskors setelah 400 siswanya ujian di tengah kabut polusi “Dari kondisi tersebut, kita bisa berasumsi mungkin mereka sudah tewas sejak dua hari yang lalu,” kata Doskozil. Polisi mengatakan mereka membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk mengidentifikasi seluruh korban. Menteri Dalam Negeri Austria Johanna Mikl-Leitner menyebutnya peristiwa tersebut sebagai “hari yang gelap” dan menggarisbawahi permintaan Wina bahwa Uni Eropa perlu mengadopsi cara untuk mengatasi meningkatnya gelombang migran yang sangat tinggi sehingga mereka tidak menjadi korban perdagangan manusia. “Tragedi ini sangat memukul kita,” ucap Leitner. “Para pelaku perdagangan manusia adalah penjahat. Siapa pun yang masih berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu, malah tidak membantu,” kata Leitner menegaskan. Belum ada penjelasan bagaimana para imigran tewas dan berapa lama mereka menempuh perjalanan hingga kemudian tewas. Pihak keamanan Hungaria mengatakan bahwa truk tersebut memiliki pelat nomor Hungaria. Kanselir Austria Werner Faymann menyampaikan duka citanya. “Mereka ingin menyelamatkan nyawanya dengan melarikan diri, namun malah kehilangan nyawanya ditangan pelaku perdagangan manusia,” katanya. Kanselir Jerman Angela Merkel dan pemimpin negara Balkan bertemu di Wina untuk mencari cara mengatasi krisis migrasi terbesar untuk memukul Eropa sejak Perang Dunia II. “Kami tentu saja semua terguncang oleh berita mengerikan,” kata Merkel. “Ini mengingatkan kita bahwa kita harus mengatasi dengan cepat isu imigrasi, dan dalam semangat solidaritas Eropa. Kita harus menemukan solusi,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Perdagangan Manusia , imigran tewas , Eropa , Internasional

Sumber: RimaNews