Drogba Dihantui Rasa Bersalah

Tgl Hk VIVAnews – Striker Chelsea, Didider Drogba, mengakui kalau dirinya masih merasa bersalah atas insiden yang terjadi musim lalu. Yaitu saat dirinya menyerang wasit Tom Henning Ovrebo ketika melawan Barcelona di semifinal Liga Champions. Drogba memang sempat mengaku bersalah dan menerima hukuman enam pertandingan dari UEFA. Namun apa yang sudah terjadi di Stamford Bridge pada awal Mei 2009 itu tak bisa begitu saja ia lupakan. “Saya sudah mendapat kritik di masa lalu. Namun, perilaku saya saat menghadapi Barcelona juga masih mengganggu hingga saat ini. Itu karena perilaku tersebut tidaklah benar,” kata Drogba seperti dilansir The Daily Mail , Rabu 8 Juli 2009. “Saya akan melakoni hukuman, tapi sehabis itu saya akan kembali jadi lebih kuat,” tambahnya. Insiden bermula saat skor 1-0 untuk Chelsea mampu disamakan oleh Barca lewat gol Andres Iniesta. Skor imbang berarti memupuskan langkah The Blues untuk kembali ke babak final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam dua tahun. Ketika The Blues kembali melancarkan serangan, beberapa kali keputusan Ovrebo sebagai pengadil dianggap tidak adil. Inilah yang membuat kubu Chelsea murka dan menyatakan protes. Namun Drogba adalah pihak yang paling keras menyatakan ketidaksetujuannya. Striker asal Pantai Gading itu memaki dan mengejar Ovrebo hingga ke pinggir lapangan. Drogba bahkan memaki sang pengadil di depan kamera televisi. Atas kejadian ini, Drogba dihukum tak boleh tampil di enam pertandingan. Sedangkan Chelsea sebagai klub juga terkena denda sebesar 100 ribu Euro (Rp 1,4 miliar).

Sumber: VivaNews