Dua Anak Gugat Pemerintah Malaysia Atas Hilangnya MH 370

Rimanews – Dua anak laki-laki Malaysia menggugat Malaysia Airlines dan pemerintah Malaysia atas kelalaian yang mengakibatkan hilangnya pesawat MH 370, dimana Ayah mereka yang menjadi salah satu penumpangnya. Jee Kinson, 13, dan Jee Kinland, 11, mengatakan dalam gugatan yang disampaikan Jumat (31/10), ketika pesawat jatuh dan hilang dari radar saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret, departemen penerbangan sipil tidak menghubungi mereka secepatnya. Baca Juga 21 Ribu Muslim Rohingya Lari ke Bangladesh PM Inggris Jadi Pemimpin Wanita Pertama yang Hadiri KTT Negara Teluk Saudi Vonis Mati 15 Mata-mata Iran “Kami telah menunggu selama delapan bulan. Setelah berbicara dengan berbagai ahli, kami percaya kami memiliki bukti yang cukup untuk kasus yang kuat. Sebuah pesawat besar yang hilang dimasa ini, dimana teknologi sangat bisa diandalkan, benar-benar tidak dapat diterima,” kata pengacara mereka Arunan Selvaraj. Meskipun Malaysia Airlines dan pihak berwenang mengatakan mereka melakukan semua yang mereka bisa untuk menemukan pesawat, Selvaraj menuduh pemerintah gagal untuk mengambil tanggung jawab atas hilangnya pesawat tersebut. “Sekarang kita berbicara tentang apa yang terjadi pada 8 Maret 2014. Jadi kami ingin jawaban, pada dasarnya kita ingin pihak yang bertanggung jawab memberikan jawaban, kami ingin orang tahu apa yang sebenarnya terjadi, kami ingin akuntabilitas, kita ingin mereka yang bertanggung jawab memberi penjelasan,” katanya. Dalam materi gugatannya, dua anak ini mengatakan maskapai nasional telah lalai dan gagal untuk mengambil langkah-langkah yang menjamin penerbangan aman. Para penggugat mengajukan kompensasi untuk tekanan mental, rasa sakit emosional dan hilangnya dukungan keuangan menyusul hilangnya ayah mereka, Jee Jing Hang, yang menjalankan bisnis internet dengan penghasilan bulanan sekitar 5.178 dolar Amerika per bulan. Pesawat MH 370 diyakini jatuh di daerah terpencil di Samudera Hindia. Hingga hari ini pencarian terus berlangsung, namun tak satu bagian dari puing-puing pesawat telah ditemukan. Para pejabat Australia, yang mengkoordinasikan pencarian, mengatakan perburuan pesawat bisa menghabiskan waktu hingga satu tahun lagi. Para penggugat juga menyalahkan departemen imigrasi yang telah lalai memungkinkan penumpang dengan surat-surat identitas palsu untuk naik pesawat untuk Penerbangan MH370. Sejak pesawat hilang, polisi Malaysia menetapkan bahwa dua orang bepergian dengan paspor dicuri di pesawat itu Iran berusaha untuk bermigrasi secara ilegal ke Eropa dan bukan teroris. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Malaysia Airlines , MH 370 , asia , Internasional

Sumber: RimaNews