Jual Daging Panda, 10 Warga Tiongkok Ditangkap

Rimanews – Sepuluh orang warga Provinsi Yunnan ditangkap karena membunuh panda dan menjual dagingnya. Pihak berwenang di Provinsi Yunnan pada Rabu (13/5) mengkonfirmasi penangkapan warganya. Tiga diantaranya resmi ditahan. Mereka diduga terlibat dalam jaringan pembunuhan panda raksasa di Zhaotong dan menjual dagingnya. Baca Juga Pensiunan Guru Ubah Kotoran Panda Jadi Kertas Pindah ke China, Panda Kembar Kelahiran AS Mogok Makan 21 Ribu Muslim Rohingya Lari ke Bangladesh Polisi Yunan mengamankan kulit, tengkorak dan tulang kaki panda sebagai bukti. Polisi juga mengamankan 10 kg daging panda. Menurut polisi, panda yang dibunuh berjenis kelamin perempuan. Menurut penjelasan polisi, panda tersebut dibunuh oleh seorang pria bernama Wang, saat ia pergi berburu dengan adiknya. Wang mengaku, anjing yang ia bawa menemukan jejak hewan tersebut dan Wang berhasil menembaknya. Wang mengaku awalnya tak tahu bahwa yang ia tembak adalah seekor panda, namun saat tahu hewan buruannya adalah panda, Wang tetap menembaknya hingga tewas. Wang lalu menjual daging panda tersebut pada lima orang lainnya. Perbuatan keji itu mengundang kemarahan netizen. Lebih dari satu orang membicarakan kasus pembunuhan dan penjualan daging panda disitus jejaring sosial Weibo pada Kamis (13/5). Panda raksasa di Yunnan sudah sangat lama tak terlihat. Namun setelah peristiwa ini, pihak penjaga hutan di segera melakukan pencarian disekitar area tempat panda ditemukan. Mereka meyakini, setidaknya masih ada satu panda yang tersisa didalam hutan. Menurut pihak penjaga hutan, area tersebut sangat ideal untuk menjadi tempat tinggal Panda dan jika mereka berhasil menemukan, maka mereka menjamin panda tersebut akan dijaga sangat ketat. Panda raksasa adalah salah satu spesies langka. Sekitar 1.600 hewan tersebut diperkirakan hidup liar dihutan. Kebanyakan menetap di pegunungan Sichuan dan Shaanxi, sekitar 300 lainnya berada tersebar di wilayah lain. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Panda , berburu panda , asia , Internasional

Sumber: RimaNews