Rene Higuita Ungkap Inspirasi Di Balik Tendangan Kalajengkingnya

Ia ternyata telah menanti selama lima tahun untuk melakukan aksi spektakuler ini. Masih ingatkah Anda pada tendangan kalajengking Higuita? Ya, penyelamatan akrobatik yang terkenal dilakukan oleh mantan kiper Kolombia, Rene Higuita, tersebut memang sepertinya tetap merupakan salah satu penyelamatan paling spektakuler di dunia sepakbola. Dilakukan di tengah pertandingan, rasanya jarang ada kiper yang berani melakukan kenekatan seperti itu. Setelah 17 tahun berlalu sejak penyelamatan yang dilakukan di Wembley saat pertandingan persahabatan Inggris vs Kolombia tersebut, Higuita akhirnya mengungkapkan inspirasi di balik penyelamatan spektakuler itu. Menurut eks kiper yang kini berusia 43 tahun itu, ide melakukan tendangan kalajengking itu ia dapat ketika melihat anak-anak di Kolombia bermain sepakbola di jalanan. Higuita bahkan mengaku sudah menanti lima tahun untuk melakukan hal tersebut. “Anak-anak selalu menjadi inspirasi saya. Saya melihat mereka di jalanan atau di taman mencoba melakukan tendangan salto, dan saya katakan pada mereka rasanya bagus juga dilakukan dengan cara terbalik,” katanya kepada El Mundo Deportivo. “Dan hari itu di Inggris, saya diberikan bola yang telah saya tunggu selama lima tahun!” Higuita pun mengaku ia memang ingin dikenang karena melakukan kenekatan seperti itu. “Manusia selalu diingat karena kerja hebat mereka, dan itulah (yang saya lakukan),” akunya. Kiper eksentrik ini menyebut Iker Casillas sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa karena selain hebat menjaga gawangnya, Casillas juga hebat dalam memimpin rekan-rekannya. Kini, Higuita mengaku akan mencoba untuk menjadi pelatih, sesuatu yang memang sangat ingin ia lakukan. “(Sepakbola) adalah sesuatu yang selalu ingin saya lakukan. Semua atlet yang bermain sepakbola profesional pasti bersenang-senang, dan ingin terus memberikan pengetahuan mereka dan terus bersenang-senang.” “Saya memiliki pengetahuan taktik, teknik, dan fisik, bersama dengan pengalaman selama bertahun-tahun. Siapa tau suatu hari nanti saya akan mendapatkan kesempatan (melatih di Spanyol).”

Sumber: Supersoccer.co.id