Review: Inter Tumbang di Friuli

– Leonardo mengecap kekalahan pertamanya sejak menangani Inter Milan, kala skuad Nerazzurri gagal mengatasi keangkeran Stadion Friuli dan menyerah 1-3 di kaki tuan rumah Udinese, Minggu (23/1) malam. Pelatih asal Brasil itu berusaha mempertahankan rekor 100% yang ia bukukan sejak mengisi posisi Rafael Benitez , tetapi kubu Zebrette justru tengah percaya diri menyusul keberhasilan menahan imbang AC Milan 4-4 dan menang 4-2 du kandang Genoa pada laga sebelumnya. Peluang pertama datang untuk tuan rumah lewat sundulan Alexis Sanchez dari situasi sepak pojok yang masih melebar, dan beberapa saat kemudian kesalahan koordinasi antara Maicon dan kiper Luca Castellazzi nyaris berbuah gol bunuh diri untuk Inter. Meski tak sering melancarkan serangan berbahaya, tapi mereka justru memecah kebuntuan dengan peluang pertama yang mereka miliki. Di menit 16, Thiago Motta berhasil mencuri bola dari bek Udinese, Pablo Armero di depan kotak penalti dan dengan tenang melepaskan umpan kepada Dejan Stankovic , yang menuntaskannya dengan tendangan diagonal yang tak bisa dihalau kiper Samir Handanovic . Unggul satu gol membuat pemain Inter kian percaya diri dan mereka nyaris menambah keunggulan andai tembakan Stankovic dari dalam kotak penalti tak ditepis Handanovic . Namun Udinese mampu menyamakan kedudukan lima menit berselang. Kegagalan lini pertahanan Inter menghalau bola dari tendangan penjuru dimanfaatkan Cristian Zapata yang melesakkan bola ke sudut atas gawang tanpa bisa dihentikan oleh Castellazzi . Empat menit kemudian, tuan rumah berbalik unggul setelah tendangan bebas Antonio Di Natale dari depan kotak penalti, melewati pagar betis Inter dan menghujam ke sudut bawah gawang Castellazzi . Inter mengerahkan segala upaya untuk mengejar ketinggalan, namun hingga turun minum mereka gagal melakukannya dan harus memasuki jeda dengan posisi tertinggal 1-2. Permainan Udinese masih merepotkan Inter di babak kedua, dan tendangan Di Natale pada awal pertandingan masih menyerempet tiang gawang Castellazzi dan beberapa saat kemudian kiper Inter itu berhasil menutup ruang tembak Giampiero Pinzi yang lolos dari jebakan offside . Udinese terus mendominasi permainan dan melancarkan serangan bertubi ke jantung pertahanan Inter, namun baru di menit 69 mereka mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-1 setelah bola tendangan bebas Di Natale tak bisa dihalau sempurna oleh para pemain Inter dan oleh Kwado Asamoah diteruskan kepada Maurizio Domizzi yang tanpa ampun melesakkan bola ke gawang Inter dengan tendangan voli dari jarak dekat. Inter tak bisa keluar dari tekanan dan harus berterima kasih pada Castellazzi yang melakukan sejumlah penyelamatan gemilang untuk menggagalkan upaya Sanchez dan juga Di Natale . Hingga laga usai tak ada lagi gol yang tercipta, dan Inter pun harus pulang dengan tangan hampa namun mereka mendapat pelajaran berharga dari Friuli. (bola/row)

Sumber: Bola.net