Timnas Italia Masih Butuh Mario Balotelli, Ini Buktinya

Hal itu bisa dilihat dari pernyataan pelatih Giampiero Ventura yang akan menonton beberapa pertandingan Nice dimana Balotelli bermain disana.
Sejak kegagalan tragis di Piala Dunia 2014 lalu, Balotelli memang sudah tidak pernah lagi berseragam Italia. Pendapat dari Cesare Prandelli bahwa ia sudah melakukan keputusan yang salah dengan menaruh harapan pada Balotelli tampaknya didengar oleh Antonio Conte, pengganti Prandelli setelah Piala Dunia 2014 tersebut. Dan setelahnya, nama Balotelli sudah tak pernah ada dalam daftar pemain timnas sampai saat ini.
Masuknya pelatih baru tentu memberikan harapan yang baru pula bagi seorang pemain. Ditambah, Balotelli juga sudah berhasil membangunkan lagi performa terbaiknya bersama Nice dimana ia sudah lebih dewasa dan bisa bermain lebih bagus dibandingkan saat masih di Liverpool atau AC Milan.
Saya rasa tidak ada yang meragukan kemampuan Balotelli dalam bermain sepakbola. Jika memang ia dipertanyakan, maka harusnya itu mengenai hal lain diluar sepakbola. Saya akan melihat beberapa pertandingan yang ia mainkan (bersama Nice) dan juga berbicara padanya, jelas Ventura.
Ke depannya, Ventura juga berharap Balotelli dan pemain muda Italia lainnya bisa meniru sosok Gianluigi Buffon. Bagi Ventura, Buffon adalah contoh yang sempurna bagi pemain Italia lain karena dedikasi yang sudah diberikan oleh kiper milik Juventus tersebut.
Selama karirnya, Buffon telah menunjukkan bagaimana cara mewakili sepakbola Italia kepada para pemain muda. Ia bisa menjadi rujukan, simbol keseriusan, profesionalisme, kemauan untuk menang, dan ia juga tidak pernah menyerah, tutup Ventura.

firstassemblyjonesboro.org situs judi online aman dan terpercaya dengan ijin resmi. Live Kasino, Togel, Poker, E-games